Selamat Datang di Website Pusat Pelatihan Pertanian

Program READSI Dukung Petani Banggai Tanam Jagung Di Tengah Pandemi Covid 19


Di Publish Pada : 23/04/2020 | Kategori : Berita | views : 749

Swadayaonline.com - Pada setiap kesempatan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) selalu menegaskan bahwa pertanian harus tetap berjalan di tengah kondisi wabah penyakit seperti sekarang ini, untuk menjaga ketersedian pangan nasional. Menteri Pertanian juga menyampaikan selain padi. komoditas jagung juga memiliki peran sangat strategis dalam sistem ketahanan pangan nasional maupun sebagai penggerak ekonomi bangsa. Selain itu juga, jagung memiliki kontribusi dalam ketersediaan protein yang menjadi bahan baku pakan baik ternak maupun perikanan serta industri lainnya.

Penegasan Mentan SYL, membuat Oren Diwa selaku Ketua Kelompok Jagung Pobibitan Desa Labotan Kecamatan Lamala, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah semangat untuk  melakukan penanaman jagung di tengah Pandemi Covid-19. Dalam penanaman jagung ini Oren dan Kelompoknya di dampingi oleh penyuluh pertanian. “Inshaallah di lahan 25 hektar ini akan segera ditanami jagung, sebagai petani, saya sangat mendukung dan membuktikan pernyataan Mentan SYL bahwa pertanian tidak boleh berhenti”, ujar Aidin.

Penanaman jagung dipilih Oren dan kelompoknya karena jagung merupakan makanan yang sering dikonsumsi sebagai sumber kalori selain nasi. Selain itu jagung juga memiliki kandungan nutrisi tinggi yang bermanfaat bagi tubuh. Jagung juga kaya akan vitamin B1 yang bermanfaat untuk penyerapan karbohidrat dalam tubuh, vitamin B5 yang membantu normalnya fungsi-fungsi fisiologis, dan vitamin C yang membantu menjaga daya tahan tubuh di tengah wabah Covid-19.

Sebagai lokasi program Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-up Initiative (READSI), Kabupaten Banggai memang memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian, khususnya untuk komoditas jagung.
Perwakilan District Programme Management Office (DPMO) READSI Banggai Kaslan Djano, mengatakan keberadaan program READSI di Kabupaten Banggai akan memberikan dampak positif bagi petani di Kabupaten Banggai, sehingga hasil pertaniannya juga bisa maksimal. “Apalagi dengan adanya pendampingan dari Fasilitator Desa dan Penyuluh Pertanian pendamping, maka petani akan semakin tenang dalam melaksanakan usaha taninya,” ujar Kaslan

Kaslan juga mengatakan bahwa DPMO melalui Fasilitator Desa selalu mengingatkan agar dalam setiap pelaksanaan kegiatan lapangan petani menjaga jarak dan membatasi jumlah orang, sesuai anjuran pemerintah guna menghambat penyebaran virus corona ini.

Hal ini tentunya sesuai himbauan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Bustanul Arifin Caya, selaku Direktur Program READSI, yang mengingatkan pentingnya mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Konsumsi makanan yang sehat dan yang terpenting patuh terhadap protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas, kalau kita sehat maka kita dapat berkontribusi lebih di bidang pertanian di tengah pandemi Covid-19 saat ini, “ ujar Bustanul. SY/OCKY

Kontak Kami


Pengunjung Hari Ini 64
Total Pengunjung 52,534