Selamat Datang di Website Pusat Pelatihan Pertanian

Sosialisasi Pelatihan Berjenjang Widyaiswara Tingkat Tinggi dan Menengah Bebasis E-Learning


Di Publish Pada : 13/07/2019 | Kategori : Berita | views : 1007

Hari Kamis tanggal 11 Juli 2019 bertempat di Hotel Bumi Wiyata Depok, kegiatan sosialisasi Pelatihan Kewidyaiswaraan Berjenjang Tingkat Menengah dan Tingkat Tinggi dibuka pukul 09.00 oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Bpk Ir. Bustanul Arifin Caya, MDM) yang diikuti oleh 43 orang Widyaiswara dari UPT Pelatihan Pertanian lingkup BPPSDMP dengan narasumber dari Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Widyaiswara Pertanian dan Bangkom ASN Lembaga Administrasi Negara.

Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman tentang pelaksanaan Pelatihan Kewidyaiswaraan Berjenjang berbasis E-Learning yang merupakan metode baru dalam pelatihan dan diharapkan semua widyaiswara dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan baik.

Sosialisasi ini merupakan rangkaian dari proses Pelatihan Penjenjangan yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Juli hingga 21 September 2019 mendatang. Visi Badan PPSDMP yaitu “Terwujudnya Sumber Daya Manusia Pertanian yang Profesional, Mandiri dan Berdaya Saing untuk mewujudkan Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani”.

Berdasarkan visi serta memperhatikan tugas dan fungsi, potensi, capaian hasil pada periode sebelumnya, permasalahan, dan tantangan yang ada, Pusat Pelatihan Pertanian (PUSLATAN) pada periode 2015-2019 menetapkan visi: “Terwujudnya Peningkatan Kompetensi SDM Pertanian yang Profesional untuk Menciptakan Lingkungan Strategis dalam Proses Peningkatan Produksi Komoditas Pertanian”.

Untuk pencapaian visi tersebut Pusat Pelatihan Pertanian memprioritaskan langkah-langkah peningkatan profesionalisme melalui penyelenggaraan pelatihan baik teknis maupun non teknis di lembaga pelatihan pertanian lingkup BPPSDMP.

Dalam pengarahannya Kepala Pusat Pelatihan Pertanian menyatakan bahwa ada 4 komponen utama keberhasilan penyelenggaraan pelatihan yaitu kelembagaan, ketenagaan, program dan sarana prasarana. Widyaiswara sebagai komponen utama ketenagaan pelatihan memiliki tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk mendidik, mengajar dan/atau melatih Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian pada Lembaga pelatihan.

Seiring dengan itu, Widyaiswara Pertanian dituntut untuk memiliki kecepatan, kepekaan dan kreativitas dalam mengembangkan kompetensinya, tidak saja kompetensi keilmuan (substantif), akan tetapi juga kompetensi pengelolaan pembelajaran, kepribadian, dan sosial”.

Untuk meningkatkan profesionalisme seorang Widyaiswara dan mewujudkan penguasaan keempat kompetensi tersebut maka dalam mendidik, mengajar dan/atau melatih SDM Pertanian bahwa Widyaiswara selain sebagai sumber referensi melalui keaktifannya serta menyampaikan gagasan atau pemikiran baru, juga memfasilitasi pemecahan masalah yang secara umum dihadapi oleh masyarakat, khususnya petani.

Oleh karena itu, dalam mencetak widyaiswara yang handal, kreatif, inovatif dan berwawasan global dan profesional diperlukan upaya pengembangan Widyaiswara yang terstruktur, terukur dan melembaga salah satu melalui

Pelatihan Kewidyaiswaraan Berjenjang. Semakin tinggi jenjang jabatannya tentu semakin luas jangkauan keilmuannya dan juga tugas dan tanggung jawabnya. Melalui Pelatihan Penjenjangan ini diharapkan Widyaiswara dapat memahami dan menguasai berbagai macam teknik dan metode, mencari sisi kelemahan dan terobosan yang akan dilakukan, serta bagaimana dengan manajemen pelaksanaannya.

Sebagai seorang Widyaiswara yang akan naik level diharapkan kedepannya dapat membantu pimpinan unit diklat/pelatihan dalam mengatasi permasalahan dan meningkatkan kinerja unit organisasi diklatnya. SY/YCE

Sumber : www.swadayaonline.com

 

Kontak Kami


Pengunjung Hari Ini 64
Total Pengunjung 52,532