Selamat Datang di Website Pusat Pelatihan Pertanian

Integrasi Program Eselon 1 dan Puslatan Guna Mendukung Program Strategis Kementan


Di Publish Pada : 10/06/2019 | Kategori : Berita | views : 864

Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian mengadakan pertemuan untuk mengintegrasikan program pelatihan pertanian dengan direktorat teknis lingkup Kementan.

“Kegiatan ini untuk mendukung program strategis Kementan dengan pelatihan pertanian,” ujar Kepala Pusat Pelatihan (Kapuslat) BPPSDMP, Bustanul Arifin Caya pada acara “Identifikasi Kebutuhan Pelatihan Pertanian 2020, Penyusunan Standar Kompetensi Kerja dan Kurikulum Pelatihan Vokasi, dan Koordinasi Pengembangan Kelembagaan Pelatihan Pertanian Pertanian” bertempat  di Hotel Santika BSD City, Kamis (16/5/2019).

BPPSDMP juga sudah launching peta okupasi/jabatan yang sudah dipetakan dengan melibatkan Kementan, dunia usaha dan dunia industri serta stakeholder lainnya. Dimana tahun 2019 ini, kegiatan pelatihan pertanian sedang mendukung program strategis Kementan.

“Dan pertemuan ini untuk lebih mengintensifkan serta menainergikan lebih kuat lagi, sehingga kegiatan pelatihan tahun 2020 bisa sesuai yang diharapkan,”tegas Bustanul Arifin Caya.

Bustanul mengungkapkan dari hasil pertemuan ini ada beberapa penekanan dan penyempurnaan untuk menetapkan prioritas program yang sesuai dengan kebutuhan. Dimana eselon 1 mempunyai target produksi, sedangkan BPPSDMP lebih meningkatkan kompetensi dan keterampilan sehingga akan lebih efisien dalam bekerja di bidang pertanian.

Dirinya menegaskan  tantangan pelatihan sekarang lebih sulit, karena pelatihan selain harus mampu menyelesaikan permasalahan di lapangan, juga diharapkan mencetak tenaga yang terampil yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri termasum meningkatkan keterampilan untuk emnajdi enterpreneur/wirausaha muda pertanian yang ahli dan handal.

Untuk mencetak generasi yang handal dan kompeten, menurut Bustaul para widyaiswara juga ditingkatkan keterampilannya dengan diberikan pelatihan dan dimagangkan. Seperti magang di dunia industri, agar widyaiswara kuat dan terampil dalam memberikan pembelajaran baik dari segi penggunaan saja tetapi juga perawatan alsintan. (**/EKO)

Editor : Lasman Simanjuntak

www.beritarayaonline.co.id

Kontak Kami


Pengunjung Hari Ini 64
Total Pengunjung 52,532